Pusat Informasi- terkait Tips, Teknologi, Tutorial, Kesehatan, Fashion, Kuliner, Mahasiswa dan info penting lainnya.

Kumpulan Puisi Terbaik: Persembahan Mahasiswa BHS Indonesia






Suara santri
By; Salman Alfarisi

Kami ini santri 
Yang ingin berbakti kepada negri
Kami ingin membangun bangsa ini
Dengan rohmatan lil alamin
Yang diajarkan kepada kami

Maka lihatlah kami
Jangan singkirkan kami
Karna kami bagian dari bangsa ini
Yang tak ingin kau ingkari

Wahai pimpinan kami
Ingatlah bangsa ini
Juga perjuangan santri
Bukan berdiri sendiri
Ataupun jeri payah para mentri

Santri mempunyai jasa pada negri ini
Bukan mengungkit-ngungkit pengorbanan kami
tapi inilah sejarah yang diukir para santri
Santri mengabdi pada negri
Jangan kau abaikan kami
Karna kami yang menurutmu kurang mengerti

wahai kau yang kami hormati
Para pemimpin bangsa ini
Luruskanlah perjuangan bagi negri
Jangan setengah-setengah dalam menjalani
Setengah untuk negri
Dan setengah untuk pribadi
Jangan hanya memikirkan perutmu sendiri

Mengabdilah pada negri
Jadilah insan yang ingat kepada sang ilahi
Agar tidak menyombongkan diri

Resolusi jihad yang pernah membumi
Berhasil mengangkat morat negri ini
Santri yang tak pernah takut mati
Meyakini fatwa KH. Hasyim Asy’ari
Untuk  mempertahankan bumi ibu pertiwi
Jihad fisabiilillah menuju surga ilahi

19 Oktober 2016

 Rindu Muhammadku
By; Salman Al-Farisi

Setiap hari aku menyebut-nyebut namamu
Setiap hari aku ingin berjumpa denganmu
Akupun ingin sekali menatap wajah muliamu
Dan Aku ingin mencium keningmu

Aku juga ingin rasanya memeluk tubuhmu
Aku terasa tenang jika berada didekatmu
Begitu besar cintaku padamu
Sehingga aku ingat selalu padamu wahai muhammadku

Rinduku seakan tak dapat tertahan lagi
Ingin berjumpa dengan kekasih hati
Yang terpendam dalam diriku ini
Yang tak kunjung kembali 

Kemanakah aku harus mencari
Aku hanya bisa berdoa dan menyebut namamu Nabi
Semoga bertemu dihari kiamat nanti
safaatmu selalu aku nanti
 ketika hisab dihadapan Ilahi Robbi

17 Desember 2016

Sahabat

Sahabat adalah orang yang mau memahami saat kita berkata
“Aku lali”
Menunggu saat kita berteriak 
“Enteni” 
Menangis bersama saat mengadu
“Loro ati”
Tidak punya dendam saat kita bilang
“Sory”
Selalu membantu saat kita meminta
“Rewangi”
Dan masih bisa tersenyum meski kita bilang 
“Rasudi”

Lie_kha#20
19-04-2016

Pengorbanan Ayah dan Bunda
By; salman alfarisi

Pengorbanan yang terlupakan
Aku kini sanggup berpangku tangan
Aku bisa tertawa bersama teman-teman
Mudah bagiku meneguk segelas Bir kesenangan
Begitu gampang kutelan existensi kemegahan
Berjalan di bawah lampu kemaksiatan
Menghirup udara kebebasan tak lagi terlarang
Melihat dunia dengan mata telanjang

Aku lupa ibuku dulu bersembah dara
Saat-saat dia menjerit-jerit dalam selembung lemah
Berjuang tidak begitu mudah
Walaupun hadapi kematian tak akan menyerah

Aku lalai perjuangan ayahku
Telapak kakinya pecah di atas cadas batu
Panas matahari mengalirkan keringat di bahumu
Derasnya hujan yang membasahi sekujur tubuhmu
Kekar tanganmu menghasilkan rupiah bagiku

Bahkan mereka tak pernah mengenal lelah
Demi masa depan kami yang cerah
Mereka terus memberi motivasi agar tidak pernah menyerah
Agar tak terjerumus dalam kata pasrah

Oh ayah dan ibu
Kau bagaikan ibrahim yang rela berkorban
Tetapi aku tak seperti ismail dalam kepasrahan

Oh ayah dan ibu
Maafkan daku karna lalai menjaga pengorbanan

Tuhan...
Maka maafkanlah mereka yang telah berkorban demi aku
Aku tak bisa membalas pengorbananmu
 kecuali hanya dengan mendoakanmu
wahai ayah dan ibuku

13 September 2016

Jasa Ibu Bagi Manusia
By; Salman Alfarisi

Terkadang kita lupa akan jasa ibu kita
Terkadang lebih sering memperhatikan pacar kita
 yang tak berjasa atas hadirnya kita di dunia
Ingat sahabat akan perjuangannya  

Disaat beliau melahirkan kita 
Nyawalah yang menjadi taruhannya
Bahkan meraka tak peduli akan nyawanya
Demi kelahiran kita ke dunia

Ibu rela tak mengisi isi perutnya
Demi keberlangsungan hidup kita 
Asal kita bahagia
Dan bisa sama dengan teman-teman lainnya

Tapi apa balasan dari kita 
Sudahkah kita membahagiakannya
 Atau jangan-jangan hanya membuatnya sengsara
Kita hanya sibuk dengan aktivitas yang tak berkaitan dengannya

Tanpa ibu manusia hanya ada dua
Yakni Adam dan hawa
Tapi ibu membuat dunia penuh dengan manusia
Dan dimulai oleh ibu Hawa

Mari kita mulai berbenah diri
Untuk membalas jasa Ibu sendiri
Walau jasanya tak bisa kita lunasi 
Hingga hari kiamat nanti

Tapi ...
Kewajiban untuk tetap menghargai
Serta selalu berbuat yang terbaik sejak dini
Karna ibu adalah pahlawan dari Ilahi Robbi

23 Januari 2017

Pramuka
By; Salman Alfarisi

Kami anak Pramuka
Hidup sederhana menerima apa adanya
Hidup selalu berpindah-pindah
Dari hutan ke hutan menjelajahi rimba
Dibawah terik mentari yang panas
Kami berteduh dibawah naungan tenda

Hujan dan badai terus menghampiri
Terus bertahan tak takut mati
Mendaki gunung yang tinggi
Menyebrang samudra yang tak bertepi
Demi mengibarkan bendera Merah Putih Negri
Hidup yang begitu misteri
Yang selalu aku lewati sehari-hari
Inilah Pramuka sejati

Wahai generasi penerus bangsa
Hiduplah seperti yang ada dalam Pramuka
Berjuang tanpa mengharap apa-apa
Hanya ingin mengabdi kepada bangsa

25 Oktober 2016


0 Komentar untuk "Kumpulan Puisi Terbaik: Persembahan Mahasiswa BHS Indonesia"

Back To Top